PSW

I. PROFIL

Pendirian Pusat Studi Wanita (PSW) di lingkungan universitas negeri dan swasta didasarkan atas diperlukannya dukungan ilmiah bagi penyusunan kebijakan dan strategi untuk peningkatan peranan wanita, mewujudkan visi keadilan dan kesetaraan gender di berbagai bidang pembangunan baik di daerah mapun nasional. Dengan demikian meskipun PSW berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ataupun Dirjen Bimbaga Islam, PSW merupakan bagian dari mekanisme peningkatan peranan wanita dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender baik pada skala nasional maupun daerah.

Pusat Studi Wanita mempunyai tugas utama yaitu:

  1. Melakukan pengkajian tentang permasalahan wanita dan gender.
  2. Mengembangkan konsep-konsep mengenai kedudukan dan peranan wanita Indonesia dalam kehidupan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
  3. Memberikan dukungan ilmiah bagi perumusan kebijaksanaan pada tingkat nasional maupun daerah.
  4. Mengembangkan dan memberikan masukan kurikulum yang terkait dengan studi wanita.
  5. Melaksanakan dan membentuk program peningkatan peranan wanita dan mendukung upaya kondusif sosial-budaya sebagai wujud pengabdian masyarakat serta membina kelompok-kelompok wanita agar lebih mandiri dan meningkat kualitasnya sebagai sumber daya manusia.

Pusat Studi Wanita STMIK BUMIGORA MATARAM sebagai lembaga yang melakukan kajian secara ilmiah, perlu merumuskan visi, misi, tujuan, strategi dan rencana program yang dituangkan dalam rencana strategis dan rencana operasional. Rencana strategis dan rencana operasional merupakan landasan ataupun platform bagi PSW untuk melakukan kegiatannya yang mendukung visi STMIK yaitu menghasilkan sumber daya manusia yang berwawasan global dan kerakyatan bermoral tinggi serta mampu mengembangkan dan mengamalkan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas dalam segala aspek kehidupannya. Sumber daya manusia yang dimaksud adalah sumber daya laki-laki dan perempuan, sehingga apabila masih terjadi perlakuan yang bersifat diskriminatif terhadap sumber daya manusia tersebut maka PSW berkewajiban meluruskan karena Indonesia telah meratifikasi konvensi segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan melalui UU No 7 th 1984. Meskipun demikian praktek diskriminasi terhadap perempuan dalam berbagai bidang pembangunan masih terjadi, salah satu akibatnya adalah rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) Indonesia. Indonesia menempati urutan 112 dari 174 negara. Sementara itu IPM dan IPG (indeks pembangunan gender) propinsi NTB berada pada urutan ke 26 dari 33 propinsi di Indonesia.

Berdasarkan atas hal-hal tersebut di atas maka PSW sebagai salah satu lembaga yang melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan, penelitian dan pengabdian masyarakat harus berpijak pada platform yang kuat dan terarah yang dituangkan dalam rencana strategis dan rencana operasional dalam kurun waktu 5 tahun yaitu tahun 2004-2009.

II. NILAI LUHUR DAN PRINSIP DASAR

Sebagai lembaga yang mendukung dan melaksanakan kegiatan tri dharma perguruan tinggi, PSW STMIK BUMIGORA MATARAM juga harus mendasarkan diri pada nilai luhur dan prinsip-prinsip dasar yang telah digariskan pada tingkat sekolah tinggi. Hubungan antara nilai luhur, prinsip dasar dengan misi dan visi terdapat dalam gambar 1.

Gambar Hubungan antara Misi, Prinsip Dasar, Nilai Luhur dan Visi
Gambar 1. Hubungan antara misi, prinsip dasar, nilai luhur dan visi.

Misi PSW menggambarkan hakekat tugas dan aktifitasnya dalam organisasi di Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer. Dengan memahami hakekat tugas dan aktifitas maka dapat dirumuskan visinya. Dengan mencapai visi atau wawasan ke depan harus dilandasi dengan nilai luhur dan prinsip dasar.

  1. Nilai-nilai luhur
    1. Tanggung jawab sosial dan peduli serta berpihak pada rakyat
    2. Tanggung Jawab moral dan memegang teguh nilai-nilai keagamaan
  2. Prinsip-prinsip dasar
    1. Tugas PSW merupakan tugas mulia
    2. Kebebasan akademik, kebenaran dan kejujuran dalam melaksanakan tugas Berkualitas dalam penelitian yang berkaitan dengan isu gender khususnya di bidang  teknologi informasi.
    3. Manajemen PSW yang bersifat transparan, bertanggung jawab, efisien dan produktif serta berkualitas.

III. VISI DAN MISI PSW STMIK BUMIGORA MATARAM

  1. Visi: Menjadi Pusat Studi yang unggul dan terdepan di bidang gender dan teknologi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat dalam segala aspek kehidupannya.
  2. Misi:
    1. Memantapkan dan meningkatkan keadilan gender dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi
    2. Meningkatkan peran dan kualitas sumber daya PSW yang dapat menghasilkan karya yang membantu dalam perwujudan keadilan gender secara umum dan secara khusus di bidang teknologi informasi
    3. Meningkatkan kesadaran akan keadilan gender dalam segala aspek kehidupan baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas

IV. FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN

Dalam rangka mewujudkan visi PSW STMIK yang meruakan wawasan ke depan yang ingin dicapai maka perlu dipertimbangkan faktor-faktor kunci yang merupakan parameter yang digunakan untuk menentukan keberhasilan yaitu:

  1. Sumber daya manusia di PSW
    Sumber daya yang sensitif, sadar akan terjadinya ketidakadilan gnder di berbagai aspek kehidupan dan khususnya di bidang teknologi informasi. Sumber daya yang mempunyai komitmen yang tinggi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan kajian isu gender di berbagai bidang pembangunan.
  2. Sumber daya informasi
    Merupakan sumber informasi yang berupa hasil penelitian, hasil pemberdayan masyarakat, buku, jurnal, hasil informasi mutakhir yan gdiperoleh melali seminar, internet dan lain sebagainya yang dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas kerja PSW.
  3. Manajemen PSW
    Manajemen PSW yang bersifat terbuka, bertanggung jawab, efisien dan produktif dalam melakukan kegatan yang terkait dengan tri dharma perguruan tinggi untuk mewujudkan keadilan gender. Manajemen yang kuat yang dapat menggalang kerjasama, efisiensi pengelolaan dana.
  4. Fasilitas dan publikasi
    Fasilitas dan publikasi yang baik untuk mendukung sustainabilitas.

V. TUJUAN

Secara umum PSW STMIK BUMIGORA MATARAM bertujuan untuk:

  1. Mengembangkan PSW sebagai pusat studi yang unggul dan terdepan terutama dalam bidang gender dan teknologi informasi
  2. Mengembangkan manajemen PSW yang terbuka, bertanggung jawab, efisien dan produktif.
  3. Mengembangkan dan membina kehidupan masyarakat akademik yang adil gender, berdasarkan atas moral keagamaan, budi luhur, berwawasan IPTEK serta menghormati norma-norma kerakyatan serta di dukung oleh budaya ilmiah yang menjunjung tinggi kebenaran dan kenyataan, terbuka dan tanggap terhadap isu gender dalam lingkup daerah, nasional maupun global.
  4. Mengembangkan dan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan hasil temuan penelitian, untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia baik laki-laki dan perempuan sehingga dapat mendukung upaya pemerintah dalam mencerdaskan bangsa dan mengangkat posisi Indonesia dalam pembangunan manusia di tingkat dunia.
  5. Memupuk dan menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dengan instansi pemerintah, antar lembaga di STMIK dan antar PSW di seluruh Indonesia serta LSM baik di dalam maupun di luar negeri.
  6. Meningkatkan citra PSW sebagai pusat studi yang diperhitungkan baik di lingkungan perguruan tinggi, antar PSW, Kantor Menteri Pemberdayaan Perempuan maupun di masyarakat.

VI. KEDUDUKAN PUSAT STUDI WANITA

Pusat Studi Wanita dibentuk berdasarkan atas surat keputusan Ketua STMIK BUMIGORA MATARAM Nomor 065/S.KPUT/STMIK-BG/XII/2003 tanggal 1 Desember 2003. Untuk memberikan gambaran tentang kedudukan PSW STMIK dipakai analisis situasi internal dan eksternal dengan criteria keunggulan dan kelemahan (strengths and weaknesses) untuk analisis internal, dan dengan criteria peluang dan ancaman (opportunities and threats) untuk analisis eksternal atau sering disebut dengan analisis SWOT.

  1. Analisis Internal
    1. Keunggulan PSW STMIK BUMIGORA MATARAM
      1. Sumber Daya Manusia
        1. Staf dan Peneliti PSW
          Untuk mengambangkan PSW yang unggul di bidang gender dan teknologi informasi. Secara kualitatif dan kuantitatif semua staf PSW menguasai pengetahuan dasar tentang teknologi informasi sehingga cukup memadai untuk melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat melalui kajian wanita dan isu gender di bidang teknologi informasi.
        2. Mahasiswa
          Jumlah mahasisiwa yang cukup besar dengan rasio perempuan terhadap laki-laki 7:10 dapat dipergunakan untuk meningkatkan akademik atmosfir yang terkait dengan pengkajian isu gender maupun pemberdayaan masyarakat.
      2. Fasilitas Sumber Informasi
        Di STMIK BUMIGORA MATARAM terdapat fasilitas perpustakaan yang cukup dan dana yang memadai. Demikian pula PSW mempunyai program untuk pengadaan buku ataupun jurnal ilmiah yang terkait dengan gender dan peranan wanita. Terdapatnya ruang internet yan gmerupakan sarana untuk mendapatkan informasi dengan cepat dari berbagai sumber. Tersedianya fasilitas laboraturium komputasi yang dapat menunjang kegiatan PSW.
      3. Manajemen PSW yan gbersifat terbuka, efisienn dan bertanggung jawab.
        Kerjasama mulai dijalin dengan pemda kabupaten Lombok Barat, PSW UNRAM dan PSW UGAM. Dana yang cukup memadai paling tidak untuk 3,5 tahun ke depan.
      4. Fasilitas sarana dan prasarana
        Ruangan kerja PSW dan tersedianya komputer yang memadai.
    2. Kelemahan PSW STMIK
      1. Sumber Daya Manusia
        1. Staf dan peneliti PSW
          Staf peneliti yang ada di PSW masih terbatas dan belum seluruhnya memahami akan isu gender dan metodologi penelitian yang berperspektif gender. Partisipasi laki-laki pada struktur organisasi PSW dan penelitian yang terkait dengan peranan wanita dan isu gender masih kurang.
        2. Mahasiswa
          Kesadaran mahasiswa untuk melakukan penelitian teknologi informasi dengan mengangkat isu gender masih sangat terbatas karena masih kurangnya pengetahuan, kesadaran dan sensitivitas mahasiswa terhadap isu gender di bidang teknologi informasi. Terbatasnya mahasiswa perempuan yang mendalami bidang teknologi informasi mungkin merupakan salah satu factor mengapa sensitivitas gender di bidang teknologi informasi masih kurang. Ratio mahasiswa perempuan terhadap laki-laki di bidang teknologi informasi adalah 4:10.
      2. Sumber Daya Informasi
        Masih terbatasnya buku yang membahas tentang isu gender ataupun peranan wanita dalam pembangunan. Fasilitas internet belum sepenuhnya dipergunakan untuk mendapatkan isu gender dari berbagai web-site. Peralatan audio visual belum dimanfaatkan untuk menggambarkan dan mensosialisasikan isu gender baik yang terjadi di masyarakat ataupun melalui internet yang menggunakan jasa teknologi informasi.
      3. Manajemen
        System manajemen yang diterapkan di PSW masih perlu ditingkatkan terutama perlu adanya kejelasan tugas, wewenang dan tanggung jawab pengurus, fungsi dosen yang diperbantukan di PSW. Iklim dan etika akademis untuk mengadakan penelitian dan pengabdian masyarakat masih perlu ditingkatkan. Penguatan sistem manajemen untuk menggalang kerjasama. Efisiensi dan keterbukaan pengelolaan dana masih perlu ditingkatkan.
      4. Fasilitas dan Publikasi
        Fasilitas ruangan untuk aktivitas PSW masih terbatas, kerjasama dengan berbagai pihak masih sangat terbatas. Promosi dan publikasi tentang PSW masih terbatas.
  2. Analisis Eksternal
    1. Peluang untuk dikembangkan.
      1. Sumber Daya Manusia
        Dosen laki-laki dan perempuan serta mahasiswa yang menguasai teknologi informasi dapat mendukung upaya PSW menjadi unggul dan terdepan di bidang gender dan teknologi informasi.
      2. Sumber Daya Informasi
        Di masa depan teknologi informasi akan semakin berkembang dan isu gender dalam teknologi informasi terus mendapat perhatian dari dunia internasional maupun pemerintah Indonesia. Pengkajian di bidang gender dan teknologi informasi masih sangat terbatas
    2. Ancaman yang dihadapi

PENGALAMAN

  1. Penelitian
    1. Akses dan Kontrol Siswa SMU pada Teknologi Informasi
  2. Seminar dan penelitian Ilmiah
    1. Sistem Informasi Geografis Profil Gender dalam Bidang Pendidikan dan Kesehatan di Lombok Barat
    2. Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Korban Tindak Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga dan Buruh Migran Indonesia di Nusa Tenggara Barat
  3. Pemetaan / Profil
  4. Pelatihan
    1. Training Management Organisasi Pusat Studi Wanita
    2. Studi tentang Tantangan dan Hambatan Mahasiswa / dalm Penguasaan Pemrograman Komputer
    3. Workshop for Research Methods to Support Student Skripsi Supervision
    4. Training untuk Peneingkatan Kemampuan Mahasiswa dalam Penulisan Karya Ilmiah terkait Isu Gender dan teknologi Informasi
    5. Peningkatan Kualitas Civitas Akademik Melalui Penguasaan Metode Penelitian
    6. Kepemimpinan Wanita dan Manajemen Organisasi sebagai Upaya menuju kesetaraan gender
    7. Pelatihan Metode Penelitian Berperspektif Gender
  5. Kegiatan
    1. Studi Banding
    2. Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa
    3. Lomba memasak Pria pada hari Kartini tahun 2005

KERJASAMA

  • Melaksanakan proyek Technological and Professional Skills Development Sector Project (TPSDP) tahun 2003 sampai dengan 2007.
 
Copyright © 2009 Pusat Studi Wanita STMIK Bumigora Mataram